Bukan Cuma Musik! Pestapora 2025 Hadirkan Kolaborasi Seniman Lintas Genre Paling Unik
27 Aug 2025 | Wildan J Saputra
Pestapora 2025 kembali membuktikan diri sebagai festival musik yang tak sekadar menyuguhkan konser biasa. Dengan mengusung tema "Bertukar Lagu", festival ini berhasil menciptakan sebuah narasi baru yang menyatukan berbagai seniman lintas genre dalam sebuah kolaborasi yang belum pernah ada sebelumnya. Digelar selama tiga hari, mulai tanggal 5 hingga 7 September 2025, di Gambir Expo dan Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta, Pestapora tahun ini benar-benar menjadi perayaan seni yang utuh dan komprehensif.
Sejak awal diumumkan oleh BOSS Creator, tema "Bertukar Lagu" langsung mencuri perhatian publik. Konsep ini menantang para musisi untuk keluar dari zona nyaman mereka dan membawakan karya dari seniman lain dengan sentuhan pribadi. Hasilnya? Pertunjukan yang penuh kejutan, segar, dan pastinya, sangat berkesan. Inilah yang membuat Pestapora 2025 bukan hanya sekadar festival musik, melainkan sebuah wadah eksperimen kreatif yang luar biasa.
Kolaborasi Paling Unik: Melampaui Batasan Genre
Salah satu daya tarik utama dari Pestapora tahun ini adalah daftar kolaborasi yang benar-benar tak terduga. Penonton dimanjakan dengan penampilan yang memadukan genre-genre yang selama ini dianggap tak bisa bersatu.
Slank x Sal Priadi
Siapa sangka, band rock legendaris Slank akan berkolaborasi dengan musisi indie-pop puitis Sal Priadi? Kolaborasi ini menjadi salah satu yang paling dinanti. Penampilan mereka di panggung utama berhasil memecahkan suasana, di mana Bimbim dan Kaka membawakan lagu-lagu Sal Priadi dengan aransemen rock, sementara Sal Priadi membawakan hits Slank dengan sentuhan melankolis yang khas. Perpaduan ini membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal yang bisa menjembatani perbedaan.
Ebiet G. Ade x Iwan Fals
Dua nama besar dalam musik folk Indonesia, Ebiet G. Ade dan Iwan Fals, akhirnya bersatu dalam satu panggung. Momen ini menjadi puncak emosi bagi banyak penonton. Mereka membawakan lagu-lagu legendaris masing-masing, saling mengisi vokal, dan menciptakan harmoni yang magis. Pertunjukan ini bukan hanya tentang musik, tetapi juga tentang sejarah dan warisan dua musisi ikonik yang telah menemani perjalanan hidup banyak orang.
Soneta Group x Maliq & D'Essentials
Kolaborasi yang satu ini benar-benar gila! Musik dangdut legendaris dari Soneta Group bertemu dengan alunan soul dan funk dari Maliq & D'Essentials. Penonton dibuat tak bisa berhenti bergoyang saat Ridho Rhoma dan kawan-kawan berkolaborasi dengan Angga Cs. Mereka membawakan lagu-lagu Soneta dengan nuansa jazz-funk yang keren, sementara Maliq & D'Essentials membawakan lagu hits mereka dengan sentuhan dangdut. Momen ini menunjukkan bahwa musik bisa menjadi alat pemersatu yang paling menyenangkan.
Antusiasme Penonton dan Pesan di Balik Kolaborasi
Antusiasme penonton terlihat jelas dari penjualan tiket yang nyaris ludes. Kategori Regular 3 Days Pass dan Daily Pass menjadi incaran utama para pencinta musik yang tak ingin melewatkan momen-momen langka ini. Sorakan penonton yang tak henti-henti, lautan handphone yang merekam setiap detik, hingga lambaian tangan yang serentak, semuanya menjadi bukti keberhasilan Pestapora dalam menciptakan festival yang benar-benar dirindukan.
Di balik kolaborasi-kolaborasi unik ini, terselip pesan penting tentang kreativitas dan keberanian untuk mencoba hal baru. Pestapora 2025 mengajarkan bahwa seni tidak memiliki batasan. Ketika seniman dari genre yang berbeda mau saling bertukar ide dan lagu, mereka tidak hanya menghasilkan karya yang unik, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk berpikir out of the box.
Pengalaman Festival yang Lebih dari Sekadar Pertunjukan
Selain panggung musik yang penuh kejutan, Pestapora juga menawarkan pengalaman festival yang holistik. Area festival dipenuhi dengan berbagai instalasi seni interaktif, booth makanan dan minuman dari berbagai tenant lokal, serta area merchandise yang ramai diserbu pengunjung. Seluruh elemen ini berpadu untuk menciptakan suasana festival yang penuh energi dan kehangatan.
Penataan panggung yang strategis di Gambir Expo dan Hall D2 JIExpo Kemayoran memungkinkan penonton untuk dengan mudah berpindah dari satu panggung ke panggung lainnya tanpa harus khawatir akan kepadatan. Semua aspek, mulai dari keamanan hingga kenyamanan, dipikirkan dengan matang oleh pihak penyelenggara.
Pestapora 2025 telah berhasil menetapkan standar baru untuk festival musik di Indonesia. Ini bukan lagi hanya tentang musisi yang tampil, tetapi juga tentang narasi, kolaborasi, dan pengalaman yang dibentuk. Dengan konsep "Bertukar Lagu" yang sukses besar, Pestapora telah membuktikan bahwa kreativitas adalah kunci untuk menciptakan festival yang tak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi.
👍 Lebih Hemat! Bikin Event di GapuroTix Biaya Komisi Cuma 1,2%
Wildan J Saputra
Wildan J Saputra is a writer at GapuroTix & GapuroTix Screen. Her writing consists of events, concerts, and films. With more than 3 years in this field, worry not, she will take you to an interesting journey ahead!